Eksperimen jantanisasi pada penetasan ayam bangkok

Iseng-iseng saya kepikiran bagaimana ya agar bisa menghasilkan keturunan ayam dominan yang jantan, maksudnya kebanyakan tetasan adalah jantan syukur kalo bisa jantan semua tanpa ada yang betina, he he he.. Akhirnya saya melakukan diskusi dengan para teman senior, tetapi tidak semua dari mereka juga tahu cara yang paling efektif itu bagaimana.

jantanisasi pada penetasan ayam bangkok


Jika dilihat dari bentuk telornya, biasanya telor yang berbentuk lonjong / lebih panjang itu akan menetas menjadi anak ayam jantan dan telor yang bulat itu akan menghasilkan tetasan anak ayam betina. Kalo masalah ini dari kecil saya juga sudah di beritahu sama ibu saya, karena ketika saya kecil beliau beternak ayam kampung.

Nah berdasarkan ilmu tersebut ada teman yang mempraktekkan dengan mengambil telor yang berbentuk bundar agar tidak ikut di erami oleh induknya. Alhasil saat ayam menetas ternyata masih ada juga yang menetas menjadi anak ayam betina. Wah setelah saya pikir-pikir lagi cara ini kurang efektif sehingga saya belum mau ikut mencobanya. Kenapa saya bilang kurang efektif ? Ya karena buktinya memang tidak 100% menetas jantan kan.. apalagi kalau misal ada telur 8 butir nah yang berbentuk bulat ada 6 butir dan yang berbentuk lonjong ada 2 butir, masa babonnya cuma suruh ngerami 2 butir saja, tanggung kan.

Hasil diskusi lagi dengan teman senior yang lain ada yang mengatakan biasanya kalau ayam kawinnya sore hari bisa menghasilkan keturunan jantan. Masa iya sih, kemudian saya berdiskusi dengan teman yang kebetulan kuliah di fakultas ipa biologi, siapa tahu ada jawaban secara ilmiah, tapi sampai sekarang belum juga ada jawaban secara ilmiah dari beliau... Ya udah dari pada kebanyakan berpikir mending langsung saya praktekan saja.

Begini jalan ceritanya.. Kedua pemacek saya merupakan jago tempel, tipe ayam jago ini mau mengawini betinanya ketika betina dipegang dan di sodorkan didepannya. Kalo menunggu ayam kawin tiap sore sepertinya gak mungkin kecuali antara ayam jago dan babon dipisahkan dan hanya dicampur pada sore hari saja. Lalu pekerjaan yang saya lakukan adalah dengan menempelkan babon-babon yang sudah siap (hampir bertelur) setiap sore hari sekitar pukul 17.00 wib secara rutin sampai masa bertelur berakhir sebanyak 10 butir telor yang dierami. Setelah itu saya biarkan saja semua telor dierami tanpa mengambil telor yang tidak berbentuk lonjong. Selama kurang lebih 21 hari telor ini sudah menetas, kebetulan semua telor yang dierami bisa menetas semua.

Saya tunggu sampai ayam berumur 3 minggu baru bisa kelihatan mana yang jantan dan mana yang betina. Beberapa teman sudah bisa menebak mana yang jantan dan betina ketika ayam baru saja berumur satu hari, tapi berdasarkan pengamatan saya tetap saja tebakan ini ada yang meleset. Jadi untuk pembuktian dari eksperimen ini saya tunggu sampai bentuk ayam kelihatan mana yang jantan dan mana yang betina. Hasilnya dari 10 ekor ayam, yang jantan ada 8 ekor dan betinanya ada 2 ekor. Entah kebetulan atau tidak yang jelas pada perkawinan sebelumnya dengan indukan jantan dan betina yang sama biasanya menetaskan 5 jantan dan 5 betina dari sepuluh telor yang dierami.

Cara ini masih saya selidiki dengan mempraktekan pada semua babon yang ada, namun untuk eksperimen pada perkawinan yang lain saat ini semua masih dalam kondisi dierami induknya.  Rencana hasilnya akan saya posting melanjutkan tema ini. Oke pren... Sekedar sharing saja, pasti para senior dunia perayaman lebih jago dan lebih mengetahui bagaimana menghasilkan anakan ayam jantan. Mohon koreksinya agar bisa saling bertukar ilmu dan pengalaman sehingga lebih bermanfaat. Terimakasih.

Mempercepat rontok bulu ayam jago yang sedang mabung

Halo semua.... Kali ini saya ingin sharing tentang bagaimana mempercepat rontoknya bulu yang sudah lama pada ayam yang sedang mabung. Terus terang saja saya juga baru mau mencoba cara ini, karena tips ini saya dapatkan dari pakde ... yang sudah senior berkutat dengan ayam bangkok.

Proses pergantian bulu pada ayam yang sedang mabung memang cukup lama, kadang saya sampai bosan dan gak sabar menunggunya. Dalam kondisi mabung pola bertarung akan berubah, karena bulu-bulu yang sedang tumbuh di sekitar leher, punggung, maupun ekor masih belia dan mengandung darah. Dalam keadaan ini ketika terkena patukan ayam atau kena pukul akan mengakibatkan luka pada bulu yang sedang tumbuh. Kadang ayam merasa geli atau risih ketika kita pegang apalagi kalau sedang di abar. Pengalaman dari Pakde ... ayamnya yang sedang mabung di coba dengan ayam lebih muda, hasilnya ayam tidak terlalu agresif dan cenderung lemas tenaganya, hanya beberapa menit ayam ini pun lari. Dari kasus di atas mungkin tidak hanya saya atau pakde ... yang mengalami, beberapa penghobi ayam aduan lainnya bisa saja mengalami pengalaman serupa.

ayam jago kondisi mbrodol, bulu nyulam
 
Nah dari hasil uji coba yang dilakukan beliau menuturkan bagaimana cara mempercepat rontoknya bulu ayam jago ketika mabung sehingga proses mabung menjadi lebih cepat.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  • Ayam yang sedang mabung dikurung, dengan kondisi kurungan tertutup kain. Seperti burung murai yang berada dalam kurungan di krakap kain.
  • Biarkan selama 1 minggu jangan pernah di pindahkan dari kurungan dan jangan di buka krakapnya. Krakap dibuka hanya ketika diberi makan dan minum saja.
  • Beri makan "Krese" mungkin anda menyebutnya udang rebon.
  • Selama proses ini kotoran ayam tidak usah dibersihkan, dan sekali lagi krakap jangan dibuka. Tujuannya adalah agar tekanan kelembaban / suhu angat dalam kurungan tidak keluar. Hal inilah yang menyebabkan proses rontoknya bulu.
  • Setelah kurang lebih 1 minggu bulu-bulu yang lama rontok akan berganti dengan yang baru, krakap sudah boleh dibuka.
  • Untuk mempercepat tumbuhnya bulu, beri suplemen minyak ikan satu butir perhari, berikan selama tiga hari saja, karena jika terlalu banyak biasanya bulu yang tumbuh terlalu lembut dan lemas.


Demikian cara mempercepat rontok bulu ayam jago yang sedang mabung versi Pakde .., semoga bisa memberi manfaat bagi kita. Jika ada cara yang lebih praktis, lebih cepat dan lebih ampuh mohon disharing melalui kotak komentar dibawah, agar ilmunya bermanfaat untuk teman-teman yang lain. Salam Sukses...!!

Ilustrasi gambar saya ambil dari  farmcindelaras.wordpress.com/2012/03

Cara mencegah penyakit ayam bangkok

Oke all prend.... kali ini akan membahas tentang bagaimana melakukan pencegahan penyakit yang sering menghantui para peternak ayam bangkok dan ayam kampung. Bagi para senior breeder hal ini sudah menjadi hal pokok karena kesehatan akan sangat mempengaruhi kualitas dan penampilan ayam. Ayam dengan kualitas Bagus tetap akan kelihatan kurang menarik ketika sakit-sakitan.

Beberapa jenis penyakit pada ayam bahkan akan berdampak sangat fatal karena pengalaman di beberapa teman ayam satu kandang bisa habis dalam kurun waktu 2-3 hari saja.. Betapa memilukan ketika ayam bangkok berkualitas kesayangan ternyata ikut terseret didalamnya.

Sebagai peternak kita hanya hanya bisa melakukan pencegahan agar penyakit tidak menghampiri ternak kita, dan harus melakukan pengobatan pada ayam yang sudah mulai terkena wabah. Dalam melakukan pencegahan terhadap penyakit ini kemungkinan tindakan yang dilakukan oleh peternak satu dengan yang lainnya akan berbeda walaupun pada akhirnya memiliki tujuan yang sama agar wabah penyakit tidak menyerang peternakan ayam bangkok yang sedang digeluti. Nah pada bagian ini saya akan sharing apa yang biasa saya lakukan setiap hari dikandang saya.

Seringkali saya mendengar istilah "Kebersihan pangkal Kesehatan", peribahasa ini saya resapi dan terapkan untuk ternak ayam bangkok saya. Untuk mencegah penyakit pada ayam saya selalu mengontrol kebersihan / sanitasi pada kandang ayam saya. Setiap pagi hari atau kadang sore hari saya menyapu kandang dan halaman untuk umbaran sekalian juga halaman rumah saya agar ikut bersih (malu sama ayam). Nah kumpulan sampah ini pada petang hari (setelah magrib) saya kumpulkan tepat ditengah-tengah halaman umbaran yang dikelilingi kandang ayam lalu saya bakar disana. Tujuannya selain untuk membersihkan sampah juga untuk memberikan suhu hangat di sekitar kandang selama malam hari, dengan maksud agar ayam tidak kedinginan. Selain itu kepulan asam yang timbul juga terbukti mampu mengurangi serangan nyamuk dimalam hari. Anda bisa menyimak pada gambar dibawah ini.

bagaimana mencegah penyakit ayam bangkok

mencegah penyakit ayam bangkok

Nah sekian dulu ya, ini adalah salah satu pencegahan yang saya lakukan dari segi lingkungan. Masih banyak yang harus dilakukan seperti melakukan vaksinasi pada ayam, pemberian pakan yang teratur dan ada juga jamu yang biasa diberikan pada ayam terutama untuk musim dingin, rencana akan saya publish pada posting berikutnya. Hal ini sekedar sharing, saya berharap masukan dari teman-teman sekalian melalui komentar dibawah, dengan tujuan saling bertukar pengalaman demi kemajuan ilmu ternak kita. Semoga ocehan saya tentang Cara mencegah penyakit ayam bangkok ini bisa memberi manfaat bagi pembaca. Salam sukses..

Saya mulai beternak ayam bangkok diawali dari hobi

Hallo semua.... Sedikit bercerita tentang hobi yang sedang saya tekuni saat ini yaitu memelihara ayam bangkok. Dalam dunia perayaman terutama untuk kalangan "penghobi" ada beberapa jenis yang mungkin sampai saat ini masih tetap eksis di kalangan masyarakat antara lain ayam hias (ayam kate, ayam serama, ayam jambul, bekisar aka pitek alas kalau dikampung saya) ayam ini banyak diminati karena penampilannya yang cantik dengan warna-warna pada bulunya yang indah. Ayam pelung dan ayam ketawa merupakan jenis ayam yang dinikmati suaranya, mungkin di beberapa tempat ada yang di konteskan untuk suara ayam jenis ini. Ayam Kalkun yang berbentuk besar hampir seperti burung merak, keunikan bentuk dan suara yang menurut saya lucu menjadikan ayam kalkun ini menjadi bagian dari ayam yang diminati penghobi. Ayam bangkok merupakan jenis ayam yang cukup populer dikalangan penghobi, karena memiliki karakter sebagai petarung, memiliki postur tubuh yang gagah, tampan dan atletis layaknya pendekar saja he he he..

Mengapa saya malah lebih suka Ayam bangkok daripada ayam jenis lain ?? yah namanya juga hobi kadang saya juga ga tau, yang jelas menurut saya ayam ini memiliki karakter "Jantan/Laki dan Macho" itu saja. Oke, selanjutnya saya akan perkenalkan beberapa Ayam bankok yang saat ini saya pelihara dan saya ternakkan. Silahkan lihat pada gambar ya.. Oh ya ayam ini merupakan ayam jenis BK.

pejantan satu

pejantan pilihan satu

bentuk kepala pejantan satu

bentuk kaki pejantan satu

pejantan satu dengan babon

 Pemacek / Pejantan 01 Nama   : Jalu Jenis     : Bk Ukuran : 6,5 Umur    : 18 bulan Prestasi : 8 kali win, kalangan lokal




pejantan dua

kaki pejantan dua

kaki dan jalu pejantan tiga

kepala ayam bangkok pejantan dua
  Pemacek / Pejantan 02 Nama   : Kuprit Jenis     : Bk Ukuran : 6,5 Umur    : 22 bulan Prestasi : 6 kali win, kalangan lokal 



 Kalo yang diatas adalah foto dari pejantan yang saya ternakkan, nah yang dibawah ini adalah penampakan dari babon / betina di yang saya silangkan dengan pejantan diatas untuk menghasilkan Keturunan yang berkualitas. Monggo di lihat....

kaki babon klawu

kepala babon klawu

kepala babon klawu

Induk Betina 01



kepala induk betina 02

kaki indukan 02

penampakan badan indukan 02

Induk betina 02



kepala babon 03

kaki babon 03

bentuk fisik kaki babon 03

Induk betina 03


Beberapa induk betina tidak bisa saya ambil fotonya karena sedang mengerami. Untuk foto anakan hasil silangan, bisa dilihat di bawah ini.

anakan silangan

salah satu anakan silangan

salah satu anakan silangan

salah satu anakan silangan

beberapa contoh anakan silangan berkualitas

beberapa contoh anakan silangan berkualitas

Hasil dari perkawinan antara pejantan 01 dengan induk 02


Sekian dulu untuk postingan kali ini, untuk foto dari ternak ayam bangkok saya yang belum termuat akan masuk dalam posting selanjutnya. "Salam Sukses" untuk anda semua.